5-berlian-cincin-greco

ASAL MULA CINCIN PERTUNANGAN.

 

Taukah anda dari mana tradisi cincin pertunangan berasal?
banyak sejarah yang mencakup tentang tradisi cincin pertunangan selama berabad-abad.
Arti dan penampilan cincin pertunangan bervariasi dari waktu ke waktu. Untuk merayakan pertunangan yang sudah ada sejak dahulu.

 

  • Zaman mesir kuno : Diketahui bahwa tradisi pemberian cincin pertunangan sudah ada sejak zaman mesir kuno. Namun pada zaman itu cincin pertunangan bukan hanya melambangkan  cinta saja tapi juga melambangkan kekayaan yang dimiliki sang pemilik cincin.

  • Zaman yunani kuno : Pada masa Yunani kuno, tradisi cincin pertunangan dilakukan oleh pasangan yang akan segera menikah secepatnya. Uniknya pada masa ini, cincin tunangan yang ditukar harus berupa emas murni sebagai lambang kesungguhan sang pria demi menikahi pasangannya.

 

  • Zaman Romawi kuno : Tradisi cincin tunangan ini tidak hanya dilakukan untuk menyatukan kedua insan, Tetapi juga menyatukan keluarga. Bahkan, saat memasuki abad ke-11, di Beberapa Negara barat disebagian gereja, pertukaran cincin sudah menjadi hal yang penting. ketika memasuki pertengahan abad ke -16, tradisi bertukar cincin telah menjadi tradisi resmi dalam setiap upacara tunangan maupun pernikahan 

  • Era modern : Tradisi bertukar cincin masih dilakukan hingga saat ini. Perbedaanya adalah cincin pertunangan saat ini kebanyakan menggunakan cincin yang dipadu berlian, dimana tradisi memberikan cincin berlian sudah ada sejak 1930an, sejak itulah berlian dikaitkan sebagai lambang cinta kasih yang abadi.

    Sejarah Cincin Tunangan

     

    Berlian pada cincin pertunangan mungkin tampak sebagai simbol kemewahan. Namun, pemilihan berlian ternyata memiliki sejarah.

     Salah satu acara pertunangan yang menggunakan cincin berlian yang pertama kali tercatat pada 1477. Archduke Maximilian dari Austria melamar kekasihnya Mary of Burgundy dengan sebuah cincin dengan potongan berlian tipis dan datar berbentuk "M."

     Hal tersebut kemudian dianggap sebagai sesuatu yang glamour oleh bangsawan Eropa. Mereka pun mulai menambahkan permata untuk perhiasan mereka. Pada abad pertengahan juga mulai muncul dengan posey rings, cincin yang ditambah dengan ukiran puisi dan kata-kata romantis.

     Vena Cinta - The love finger di Budaya Barat (Western Culture)

    Mitos:  “Vena Amoris” atau pembulu darah cinta .
    Menurut mereka cincin yang dipakai di jari manis tangan kiri dipercaya langsung terhubung ke hati.

          

Cincin tunangan di tangan Indonesia  

Umumnya sebelum menikah, calon pengantin wanita menggunakan cincin tunangan  pada jari manis di tangan kiri. Namun setelah Anda menikah, gunakan cincin kawin pada jari manis tangan kanan.

  
Cincin Kawin di Indonesia

Walaupun tidak diwajibkan, para suami dapat memakai cincin di jarinya sebagai cara membahagiakan sang istri. Karena Pemakaian cincin oleh suami bisa menjadi suatu tanda untuk menunjukkan bahwa dirinya sudah mempunyai ikatan dengan seorang wanita sebagai istrinya.



Mengapa Berlian begitu popular?
Mengapa banyak orang yang memilih berlian sebagai cincin pertunangan mereka?
karena berlian mempunyai makna sebagai sesuatu yang abadi dan memberikan pancaran yang indah 
seperti slogan pada tahun 1947 “Diamond are forever” atau “berlian adalah selamanya” yang berarti berlian dijadikan sebagai lambang cinta yang abadi.

 

Legal Disclaimer